Lidah mertua adalah tanaman hias populer di rumah. Tanaman ini dikenal karena daunnya yang tebal dan tajam. Banyak orang menyukai lidah mertua karena perawatannya mudah. Tanaman ini cocok untuk penghias ruangan minimalis.
Lidah mertua juga dikenal mampu membersihkan udara. Mereka menyerap racun dan menghasilkan oksigen pada malam hari. Dengan demikian, lidah mertua sangat cocok untuk kamar tidur. Melansir Gardening Know How, tanaman ini efektif menyaring polutan di rumah.
Cara Merawat Lidah Mertua Agar Tetap Segar
Merawat lidah mertua sangat sederhana dan praktis. Tanaman ini membutuhkan cahaya tidak langsung agar daunnya tetap kuat. Penyiraman dilakukan saat tanah mulai kering. Jangan siram terlalu banyak karena lidah mertua tahan kekeringan.
Gunakan media tanam yang cepat mengering agar akar tidak busuk. Pemupukan bisa dilakukan sekali dalam tiga bulan dengan pupuk cair. Hindari tempat lembap karena bisa memicu jamur. Menurut The Spruce, perawatan tepat membuat lidah mertua tumbuh subur.
Manfaat dan Varian Lidah Mertua yang Populer
Lidah mertua memiliki banyak varian dengan corak berbeda. Contohnya lidah mertua Sansevieria trifasciata dan Sansevieria cylindrica. Sansevieria trifasciata memiliki daun panjang dengan garis hijau tua dan muda. Sansevieria cylindrica punya bentuk daun bulat dan tegak.
Selain mempercantik rumah, lidah mertua juga bermanfaat untuk kesehatan. Tanaman ini membantu meningkatkan kualitas udara di ruangan. Banyak orang memanfaatkan lidah mertua sebagai tanaman hias sekaligus penjernih udara.
FAQ Lidah Mertua
1. Apakah lidah mertua tahan di tempat minim cahaya?
Ya, lidah mertua bisa tumbuh baik di cahaya rendah.
2. Berapa sering harus menyiram lidah mertua?
Siram ketika tanah sudah kering, sekitar satu minggu sekali.
3. Apakah lidah mertua beracun untuk hewan peliharaan?
Ya, lidah mertua bisa beracun jika tertelan oleh hewan.