Tanaman indoor kini makin populer di rumah. Mereka bisa memperbaiki kualitas udara dan menyerap polutan. Selain itu, tanaman ini juga menambah keindahan ruangan. Menurut laman Healthline, tanaman indoor dapat mengurangi stres dan meningkatkan mood.
Tanaman indoor juga membantu menjaga kelembapan udara. Ini sangat berguna saat musim kemarau atau ruangan ber-AC. Kelembapan yang pas bisa mencegah kulit kering dan iritasi. Jadi, tanaman ini punya manfaat ganda di rumah.
Cara Memilih Tanaman Indoor yang Tepat
Memilih tanaman indoor harus sesuai kondisi ruangan. Pilih tanaman yang tahan dengan cahaya minim. Contohnya adalah tanaman lidah mertua dan pothos. Mereka mudah dirawat dan tidak membutuhkan banyak air (sumber: healthline.com).
Selain itu, pertimbangkan ukuran tanaman. Pilih yang tidak terlalu besar untuk ruang kecil. Jangan lupa gunakan pot dengan lubang drainase agar air tidak tergenang. Hal ini penting supaya akar tanaman tidak membusuk.
Tips Merawat Tanaman Indoor di Rumah
Rawat tanaman indoor dengan rutin menyiram dan membersihkan daun. Jangan biarkan tanah terlalu kering atau terlalu basah. Siram tanaman saat lapisan atas tanah sudah mulai kering. Selain itu, beri pupuk cair sebulan sekali untuk nutrisi.
Tempatkan tanaman di dekat jendela agar mendapat cahaya alami. Namun hindari sinar matahari langsung yang terlalu panas. Bersihkan daun dari debu supaya fotosintesis berjalan optimal. Dengan perawatan sederhana, tanaman indoor bisa tumbuh subur.
FAQ
1. Apa tanaman indoor yang paling mudah dirawat?
Tanaman lidah mertua dan pothos adalah yang paling mudah. Mereka tahan dengan minim cahaya dan sedikit air.
2. Berapa sering saya harus menyiram tanaman indoor?
Siram saat tanah bagian atas kering, biasanya 1-2 kali seminggu. Jangan sampai tanah tergenang air.
3. Apakah tanaman indoor bisa memperbaiki kualitas udara?
Ya, tanaman indoor dapat menyaring polutan dan meningkatkan kelembapan udara.