Secure Multi-Party Computation (MPC) adalah teknologi kriptografi yang memungkinkan banyak pihak menghitung fungsi bersama tanpa membocorkan data pribadi. Awal mula konsep MPC muncul pada tahun 1970-an lewat penelitian mental poker. Pada 1980-an, para peneliti seperti Andrew Yao dan Michael Ben-Or mengembangkan teori MPC yang aman meski peserta saling rahasiakan input masing-masing. MPC berkembang pesat, terutama setelah protokol GMW yang menjamin keamanan saat mayoritas pihak jujur.
Cara Kerja dan Manfaat MPC
MPC bekerja dengan membagi data secara rahasia antar peserta. Contoh sederhananya, tiga orang ingin tahu siapa penghasil tertinggi tanpa harus saling mengungkap gaji. Mereka bertukar pesan untuk menghitung nilai maksimum, tapi data masing-masing tetap privat. MPC kini dipakai dalam berbagai bidang seperti pemilihan elektronik, lelang, hingga perlindungan data di bisnis digital.
Keamanan dan Protokol dalam MPC
Protokol MPC menjamin privasi input peserta dan hasil perhitungan yang benar. Terdapat dua model keamanan: semi-honest, di mana peserta mengikuti protokol tapi mengumpulkan data secara pasif; dan malicious, di mana peserta bisa curang. Protokol MPC modern memastikan deteksi kecurangan dan menghentikan proses jika terjadi manipulasi.
MPC juga mengandalkan bukti nol-pengetahuan dan pembagian rahasia yang kuat agar serangan bisa dicegah. Di era digital, MPC banyak dipakai untuk mengamankan transaksi online dan menjaga kerahasiaan data sensitif.
FAQ tentang Secure Multi-Party Computation
1. Apa itu Secure Multi-Party Computation?
MPC adalah metode kriptografi untuk menghitung fungsi bersama tanpa membocorkan data pribadi peserta.
2. Apa manfaat utama MPC?
MPC memungkinkan kerja sama tanpa harus mengungkap data sensitif, cocok untuk pemilihan online dan lelang.
3. Apakah MPC aman dari kecurangan?
Ya, MPC menggunakan protokol khusus yang bisa mendeteksi dan menghentikan peserta curang.